Visi Media Asia Fokus Perkuat Bisnis Digital

Pengunjung mengabadikan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta, Rabu (15/4/2020). Pergerakan IHSG berakhir turun tajam 1,71% atau 80,59 poin ke level 4.625,9 pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Johan Tallo)

ARSIPSUMUT - Di tengah masa sulit akibat pandemi COVID-19 dan ancaman resesi akibat  ketidakpastian ekonomi global, PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) meraih pendapatan  Rp 1,3 triliun year to date September 2022. 

Selain itu, efisiensi di level operasional menghasilkan  peningkatan EBITDA sebesar 46 persen yoy menjadi Rp149,6 miliar dibandingkan Rp102,2 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan kinerja keuangan tersebut didukung oleh kinerja  entitas anak, PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) yang membukukan kenaikan pendapatan  Rp 992,5 miliar year to date September 2022 dibandingkan Rp 986,4 miliar periode yang sama pada 2021. Pencapaian ini ditandai dengan catatan positif peningkatan laba bersih MDIA sebesar  122,8 persen yoy.  

Seiring dengan kinerja positif Perseroan, lini bisnis digital VIVA juga menunjukkan performa. distribusi konten TV FTA ANTV dan tvOne melalui berbagai digital, termasuk  media online, mobile, dan media sosial atau dikenal dengan strategi 360 meningkatkan  engagement pemirsa yang dapat menikmati konten di manapun, kapanpun, dengan perangkat  apapun. 

"Kami memandang transformasi digital merupakan suatu keniscayaan dan dengan modal aset  digital, kreativitas, serta kesiapan platform, VIVA siap untuk bersaing di kancah digital," katar  Managing Director VIVA Arief Yahya dalam keterangan resminya, Rabu (14/12/2022).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال