UAS Kesal Sampai Ubun-ubun Gegara Pelaku Bom Bunuh Diri Disebut Mati Konyol: yang Mengejek Pasti Antek Zionis, Orang Mati Syahid Kok!

UAS Kesal Sampai Ubun-ubun Gegara Pelaku Bom Bunuh Diri Disebut Mati Konyol: yang Mengejek Pasti Antek Zionis, Orang Mati Syahid Kok!
Kredit Foto: Viva

arsipusmut.com

Video lawas penceramah kontroversial Ustadz Abdul Somad (UAS) yang membahas aksi bom bunuh diri kembali menjadi perbincangan publik menyusul peristiwa pengeboman mapolsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat.

Bom bunuh diri yang menewaskan satu orang dan melukai 11 orang lainnya itu dilakukan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Agus Sujatno alias  Agus Muslim pada Rabu (7/12/2022) kemarin.

Potongan video ceramah itu kini kembali diunggah berbagai pihak di media sosial, salah satunya adalah  Letjen TNI (Purn) Johannes Suryo Prabowo. Purnawirawan itu tak banyak menuliskan tanggapannya pada video yang diunggah tersebut, namun pernyataan singkatnya ini jelas untuk menyindir UAS.

“Sakit?,” kata Suryo Prabowo dalam unggahannya dilansir Kamis  (8/12/2022).

Unggahan Suryo Prabowo lantasan ditanggapi oleh  mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu. Dia mengatakan video itu telah dipotong pihak tertentu sehingga terkesan UAS memaklumi aksi bom bunuh diri. Said Didu lantas meminta Suryo Prabowo untuk melihat secara utuh video ceramah tersebut. 

“Bapak Letjen (Purn) JS Prabowo yth, sebaiknya dengarkan secara utuh ceramah tersebut dan pahami maknanya bukan langsung lakukan judgemen,” kata Said Didu. 

Adapun dalam potongan video tersebut UAS mengutuk keras pihak-pihak yang nyinyir aksi bom bunuh diri dengan menyebut itu adalah kegiatan yang hanya bikin mati konyol, dia lantas menyebut mereka yang tak sepakat dengan hal ini hanyalah antek zionis. 

“Adapun orang yang mengejek ini mati konyol, inilah antek-antek zionis Amerika. Orang mati syahid dia katakan mati konyol. Kita pun ikut latah,” ucap UAS dalam tayangan video tersebut.

Video ini memang sudah sempat viral beberapa kali, UAS sendiri telah memberi klarifikasi terkait ceramahnya itu, Dalam video klasifikasinya dia mengatakan, konteks bom bunuh diri yang bicarakan tersebut adalah soal aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh pejuang-pejuang Palestina. Hal ini pun dikatakannya untuk menjawab pertanyaan dari seorang jemaah yang hadir dalam kegiatan ceramahnya itu. 

“Saya katakan bahwa jangan katakan itu bom bunuh diri. Tapi katakanlah bahwa itu gerakan mati syahid. Karena saudara kita di Palestina bukan bunuh diri tapi mati syahid. Lalu video itu dipotongnya ketika beberapa saat yang lalu ada meledak bom panci di kampung Melayu, video itu viral,” jelas UAS empat tahun silam. 

UAS menegaskan, bahwa konteksnya beda antara di Palestina dengan di luar Palestina. 

“Karena nabi membedakan antara non muslim yang di Mekkah dengan yang di Madinah,” tambahnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال