Pelaku Pemukulan Pakai Tongkat Baseball di Surabaya Jadi Tersangka

Pelaku Pemukulan Pakai Tongkat Baseball di Surabaya Jadi Tersangka
Ilustrasi. Pelaku pemukulan menggunakan tongkat baseball resmi ditetapkan tersangka. 
(Foto: Istockphoto/D-Keine)

arsipsumut.com

Pelaku pemukulan menggunakan tongkat baseball, WF (37), resmi ditetapkan tersangka. Dia terancam hukuman di atas empat tahun penjara.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana mengatakan pelaku disangkakan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

"Terhadap pelaku kami kenakan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan hukuman di atas 4 tahun penjara," kata Mirzal di Mapolrestabes Surabaya, Senin (14/11).

WF ditangkap tim Jatanras Polrestabes Surabaya, usai dilaporkan korban. Aksi WF juga terekam, dan videonya viral di media sosial.

Mirzal menyebut hal itu bermula saat WF terlibat cekcok dengan korban usai kendaraan keduanya sempat serempetan di salah satu parkiran sebuah mini market di Surabaya.

"Adapun motif dari yang bersangkutan melakukan penganiayaan karena ketersinggungan pada saat parkir mobil hampir bertabrakan, sehingga turun dan terjadi cekcok mulut sehingga kemudian emosi membawa tongkat baseball," ucapnya.

"Kemudian sempat mau masuk ke mobil, tapi yang bersangkutan kemudian emosi dan mengayunkan tongkatnya mengenai pipi sebelah kanan dari korban," tambahnya.


Usai mendapat laporan itu, polisi pun melakukan pengejaran pelaku, tapi WF kabur. Ia melarikan diri ke luar Surabaya.

Hingga akhirnya, WF berhasil ditangkap di wilayah Semarang, Jawa Tengah, oleh Tim Jatanras Polrestabes Surabaya, dengan bantuan Resmob Polrestabes Semarang dan PJR Polda Jateng, Minggu (13/11) malam.

"Yang bersangkutan kami tangkap di Semarang pukul 23.00 WIB, tim Jatanras yang melakukan pengejaran terhadap pelaku akhirnya ditangkap di gerbang tol Semarang," ucapnya.

Selain menangkap WF, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain kemeja, satu unit mobil, sepasang nopol hingga tongkat baseball.

"Saat ini akan dilakukan proses hukum terhadap pelaku dan akan kami proses di unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya. Di hadapan rekan-rekan, pelaku menyesali perbuatannya dan bersiap untuk mengikuti proses hukum yang berlaku," ujarnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال