Teleskop Hubble NASA Melihat 'Perisai Pelindung' di Sekitar Galaksi

Teleskop Hubble NASA Melihat 'Perisai Pelindung' di Sekitar Galaksi
Ilustrasi Galaksi Bima Sakti. (Unsplash/Josh Gordon)

arsipsumut.com

Teleskop Hubble NASA telah melihat "perisai pelindung" di sekitar galaksi yang jauh.

Fenomena ini (perisai pelindung) telah lama diteorikan oleh para ilmuwan, tetapi telah dikonfirmasi untuk pertama kalinya.

Tetangga terbesar Bima Sakti kita dikenal sebagai Awan Magellan Besar dan Kecil, mengalami masa-masa sulit saat melewati ruang angkasa. 

Mereka ditarik terpisah tidak hanya oleh orbit masing-masing, tetapi juga Bima Sakti itu sendiri.

Tapi tetap saja galaksi-galaksi itu tetap bersama, utuh, dan membuat bintang-bintang baru.

“Banyak orang berjuang untuk menjelaskan bagaimana aliran material ini bisa ada di sana,” kata Dhanesh Krishnarao, asisten profesor di Colorado College. 

Teleskop Hubble NASA Melihat 'Perisai Pelindung' di Sekitar Galaksi
Teleskop Hubble. [Hubblesite.org]

“Jika gas ini dihilangkan dari galaksi-galaksi ini, bagaimana mereka masih membentuk bintang?” ungkapnya dilansir laman Independent, Kamis (29/9/2022).

Para ilmuwan berpikir bahwa galaksi-galaksi itu harus dilindungi entah bagaimana, sehingga isinya dapat tetap aman selama tabrakan. 

Sekarang para peneliti akhirnya melihat perlindungan itu, yakni bemper kosmik yang luas.

Ia bekerja seperti kepompong kosmik, terbuat dari gas, yang dapat menyerap beberapa dampak.

Teleskop Hubble NASA Melihat 'Perisai Pelindung' di Sekitar Galaksi
Ilustrasi astronomi. (Shutterstocks)

"Apa pun yang mencoba masuk ke galaksi harus melewati materi ini terlebih dahulu, sehingga dapat menyerap sebagian dari dampak itu," kata Krishnarao dalam sebuah pernyataan. 

Selain itu, dia menambahkan, korona adalah material pertama yang bisa diekstraksi. 

"Sambil melepaskan sedikit korona, Anda melindungi gas yang ada di dalam galaksi itu sendiri dan mampu membentuk bintang baru," jelasnya.

Korona mungkin adalah sisa-sisa awan gas yang runtuh dan membentuk galaksi pada awalnya, miliaran tahun  lalu, kata para ilmuwan.

Para ilmuwan telah memprediksi keberadaan perlindungan semacam itu selama bertahun-tahun. 

Namun penelitian baru ini baru pertama kali dilihat secara langsung.

Penemuan ini dilaporkan dalam makalah baru, 'Observations of a Magellanic Corona', yang diterbitkan dalam jurnal Nature.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال