Surya Paloh Cs Arogan, Demokrat Murka: Lama-lama Hancur Nama Anies Baswedan, Koalisi Bubar!

Surya Paloh Cs Arogan, Demokrat Murka: Lama-lama Hancur Nama Anies Baswedan, Koalisi Bubar!
Kredit Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta

arsipsumut.com

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjend) Partai Demokrat Jansen Sitindaon angkat bicara setelah NasDem terus-terusan memunculkan nama-nama baru yang dianggap berkompeten menjadi calon wakil presiden pendamping Anies Baswedan. 

Kekinian NasDem menyebut Menko Marves Lubut B Pandjaitan sebagai cawapres ideal untuk Anies. 

Jansen Sitindaon mengenaskan, pernyataan NasDem itu justru mengancam koalisi yang saat ini sedang digodok, tak hanya kelakuan Surya Paloh Cs juga bisa bikin hancur nama baik Anies Baswedan sebagai capres. 

Untuk itu dia meminta NasDem berhenti memunculkan nama-nama kandidat pendamping Anies. 

“Hehe . Pokoknya bang Ahmad Ali ini tiap hari ada terus nama baru keluar dari kantongnya. Lama-lama yang jatuh nama mas Anies selaku capres dan koalisi ini bubar tak jalan,” kata  Jansen kepada wartawan Jumat (21/10/2022). 

Jansen menegaskan, saat menggodok koalisi antara, NasDem, Demokrat dan PKS, mereka sudah membentuk tiga tim di internal partai masing-masing, fungsi tim tersebut adalah menyaring nama cawapres ideal buat Anies Baswedan. Namun sikap yang ditunjukan NasDem seolah-olah tak mengehargai keputusan itu. 

“Kan sudah ada tim dari 3 partai kita, yg terus komunikasi utk hal ini. Biarkanlah mereka bekerja kita tunggu,” tandasnya.

NasDem Arogan 

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Umar Hasibuan alias Gus Umar menyebut NasDem semakin arogan setelah resmi mencapreskan Anies Baswedan karena memunculkan nama-nama baru kandidat cawapres Anies, termasuk nama Luhut.  

Gus Umar menilai NasDem arogan lantaran, nama-nama yang dimunculkan itu, tak satupun berasal dari  Demokrat atau PKS yang menjadi partai calon koalisi mereka. Arogansi NasDem, kata Gus Umar bisa bikin kedua partai ini mengurungkan niat berkoalisi. 

"NasDem makin kesini makin arogan. Kebayang gak tiba-tiba PKS dan PD gak mau lagi gabung NasDem," ujar Gus Umar pada unggahan twitternya, @UmarHasibuann_ (21/10/2022).

Sebagaimana  diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali menyebut Menko Marves Luhut B Pandjaitan menjadi salah satu figur yang layak menjadi calon wakil presiden pendamping Anies Baswedan.

Dia menyebut, Luhut punya atribut yang dapat diandalkan bila kelak memimpin Indonesia, salah satunya adalah  kemampuannya menstabilkan kondisi negara, disamping itu, dia juga punya jaringan luas dan handal bernegosiasi.

“Kalau saya Luhut Binsar Pandjaitan menjadi salah satu figur. Kemudian dia mampu menstabilkan pemerintahan menurut saya," kata Ali kepada wartawan dikutip Jumat (21/10/2022).

Ali mengatakan, pasangan Anies - Luhut jelas sangat ideal, sebab Anies Baswedan selama ini kerap dicap sebagai tokoh yang berafiliasi dengan ormas-ormas keagamaan dan kelompok Islam garis keras. 

Dengan kehadiran Luhut sebagai pendamping Anies, maka isu-isu seperti itu dapat dinetralisir sebab Luhut adalah seorang Kristen yang taat.

"Yang terpenting, dia Batak dan Kristen. Itu yang menurut saya kalau seumpamanya Anies dengan Luhut, menurut saya satu pasangan yang sangat kombinasi. 

Kenapa? Anies yang dianggap terlalu kanan kalau berpasangan dengan Luhut, ada cobaan kiri yang bagus. Jadi posisi ke tengah, nasionalisnya jadi kalau banyak orang meragukan atau khawatir dengan ideologinya Anies, maka Pak Luhut menjadi penyeimbang itu,” tuturnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال