Rektor UGM Gelar Jumpa Pers Terkait Gugatan Ijazah Jokowi

Rektor UGM Gelar Jumpa Pers Terkait Gugatan Ijazah Jokowi
Rektor Universitas Gadjah Mada Prof. dr. Ova Emilia, M.Med., Ed., Sp.OG (K), Ph.D.(KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA)

arsipsumut.com

Rektor Universitas Gajdah Mada (UGM), Ova Emilia bakal menggelar konferensi pers terkait gugatan ijazah Presiden Joko Widodo sore ini, Selasa (11/10/2022). 

"Jumpa Pers tentang Ijazah Presiden Jokowi bersama Rektor UGM pukul 15.30 di R. Fortakgama sore nanti, Selasa (11/10)," tulis keterangan resmi UGM. 

Melansir Kompas.com, ijazah SD, SMP dan SMA Presiden Jokowi digugat oleh seorang warga bernama Bambang Tri Mulyono pada Senin (3/10/2022) ke PN Jakarta Pusat. 

Gugatan itu terdaftar dalam perkara nomor 592/Pdt.G/2022/PN Jkt.Pst dengan klasifikasi perkara perbuatan melawan hukum (PMH). 

Gugatan itu terkait dugaan menggunakan ijazah palsu saat mengikuti Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019 lalu.

Salah satunya, penggugat meminta agar Jokowi dinyatakan telah melakukan berupa membuat keterangan yang tidak benar dan/atau memberikan dokumen palsu berupa ijazah sekolah dasar SD, SMP, dan SMA atas nama Joko Widodo. 


Sebagai informasi, Jokowi sempat mengenyam pendidikan di Jurusan Kehutanan, Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM). 

Sebelum memperoleh gelar insinyur dari UGM, Jokowi menyelesaikan skripsinya terlebih dahulu dengan judul "Studi tentang Pola Konsumsi Kayu Lapis pada Pemakaian Akhir di Kodya Surakarta". 

Dari situ, Jokowi memanfaatkan ilmu kuliahnya untuk belajar struktur kayu, pemanfaat, dan teknologinya. 

Selama kuliah di UGM, Jokowi aktif menjadi anggota Mapala Silvagama, yakni salah satu organisasi semi otonom yang berada di Fakultas Kehutanan UGM.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال