Liz Truss Mundur, Penny Mordaunt Mencalonkan Diri Menjadi PM Inggris

Liz Truss Mundur, Penny Mordaunt Mencalonkan Diri Menjadi PM Inggris
Secretary of State for International Development United Kingdom Penny Mordaunt menjadi pembicara dalam sesi Mitigating Famine Risks dalam rangkaian Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali, Sabtu 13 Oktober 2018. ANTARA FOTO/ICom/AM IMF-WBG/Afriadi Hikmal

arsipsumut.com

Penny Mordaunt, 49 tahun, mencalonkan diri sebagai pengganti Liz Truss yang mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri Inggris pada Kamis, 20 Oktober 2022. Mordaunt menjadi anggota parlemen dari Partai Konservatif pertama yang secara resmi mengumumkan pencalonannya.

Ini untuk kedua kalinya ia mencalonkan diri untuk posisi teratas, setelah kalah di babak akhir pemilihan pemimpin Partai Konservatif yang berkuasa pada awal tahun ini. Dalam pemilihan itu, Truss mengalahkan mantan Menteri Keuangan Rishi Sunak.

“Saya mencalonkan diri sebagai pemimpin Partai Konservatif dan Perdana Menteri Anda untuk menyatukan negara kita, memenuhi janji kita, dan memenangi pemilihan umum berikutnya,” kata Mordaunt melalui Twitter.

“Saya didorong oleh dukungan dari rekan-rekan yang menginginkan awal yang baru, partai yang bersatu, dan kepemimpinan untuk kepentingan nasional,” Mordaunt menambahkan.

Pasar taruhan menempatkan Mordaunt di posisi ketiga, di belakang Sunak dan mantan Perdana Menteri Boris Johnson, yang juga diharapkan memasuki persaingan untuk menggantikan Truss.

Calon pengganti Truss harus mengamankan 100 penunjukan dari anggota parlemen Konservatif pada Senin, 24 Oktober 2022, untuk dapat mencalonkan diri sebagai PM Inggris.

Menurut catatan kantor berita Reuters, dari anggota parlemen Konservatif yang telah membuat pernyataan dukungan publik, Sunak mendapat 60 pendukung, Johnson 30, dan Mordaunt 16.

Di bawah Truss, Mordaunt diangkat sebagai pemimpin Dewan Rakyat, peran yang memberinya pekerjaan sebagai Lord President of the Privy Council, yang berarti dia memimpin pengumuman resmi kematian Ratu Elizabeth II dan proklamasi Raja Charles III.

Sebagian besar orang di luar Westminster tidak mengenalnya sebelum ia memimpin jajak pendapat awal di antara anggota Partai Konservatif awal tahun ini. Sebagian warga Inggris mungkin pertama kali melihatnya di acara realitas televisi tentang selebritas belajar menyelam, “Splash!”, pada 2014. 

Mordaunt bergabung dengan kabinet Theresa May pada 2017 sebagai Menteri Pembangunan Internasional pada 2017-2019. Kemudian ia menjabat Menteri Pertahanan hanya selama 85 hari dari Mei hingga Juli 2019 sebelum dipecat oleh Boris Johnson karena mendukung saingannya Jeremy Hunt dalam kampanye kepemimpinan. Johnson akhirnya membawa Mordaunt kembali ke pemerintahan pada Februari 2020.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال