Jokowi Telepon Langsung Presiden FIFA 2 Hari Setelah Tragedi Kanjuruhan

Jokowi Telepon Langsung Presiden FIFA 2 Hari Setelah Tragedi Kanjuruhan
Sejumlah suporter Arema FC (Aremania) mengikuti doa bersama di depan pintu tribun 13 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Selasa 4 Oktober 2022. Doa bersama untuk para korban tragedi Kanjuruhan pada hari ke-3 tersebut semakin banyak diikuti warga setempat maupun suporter Arema FC dari berbagai daerah. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

arsipsumut.com

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengaku telah menelepon langsung Presiden FIFA Gianni Infantino untuk membahas Tragedi Kanjuruhan. Keduanya berbicara pada Senin malam, 3 Oktober 2022, atau dua hari setelah tragedi yang terjadi pasca pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya tersebut pada Sabtu, 1 Oktober.

"(Kami) berbicara banyak mengenai Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang," kata Jokowi dalam konferensi pers usai HUT TNI ke-77 di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 5 Oktober 2022.

Tak hanya itu, Jokowi juga mengaku berbicara dengan Gianni soal FIFA Under-20. Seperti diketahui, Indonesia tahun depan menjadi tuan rumah Piala Dunia Sepak Bola U-20. 

Pembicaraan dilakukan di tengah isu kalau kompetisi sepak bola Indonesia akan kembali dapat sanksi oleh federasi tertinggi sepak bola dunia itu. Tapi Jokowi tidak merinci apakah pembicaraan ini membahas sanksi ataupun pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.

"Keputusan apapun adalah kewenangan di FIFA," kata kepala negara.

Sebelumnya, Jokowi sudah memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menginvestigasi Tragedi Kanjuruhan. "Usut tuntas kasus ini," kata Jokowi dalam keterangan pers di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu, 2 Oktober 2022.

Jokowi juga memerintahkan Listyo, bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali dan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan untuk mengevaluasi secara menyeluruh pelaksanaan pertandingan sepak bola dan prosedur pengamanan penyelenggaraannya. 

Berikutnya, Jokowi memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1. "Sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan," kata dia.

Lalu kemarin, pemerintah juga telah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan. Tim ini diketuai oleh Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud Md.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال