Dokter Tifa Terbukti Cemarkan Nama Baik UGM, Diancam 4 Tahun Penjara

Dokter Tifa Terbukti Cemarkan Nama Baik UGM, Diancam 4 Tahun Penjara
Cuitan Dokter Tifa secara sah telah mencemarkan nama baik UGM sebagai lembaga pendidikan yang senantiasa mempertahankan profesionalitas. (katalogika)

arsipsumut.com

Sah. Cuitan Dokter Tifa telah mencemarkan nama baik Universitas Gadjah Mada (UGM) dapat dijerat Pasal 310 ayat (1) atau 311 ayat (1) KUHP.

Cuitan via Twitter Dokter Tifa sah menuding UGM lalai meluluskan mahasiswanya. Jika dia tak mampu membuktikan, diancam hukuman 4 tahun penjara.

Cuitan Dokter Tifa secara sah telah mencemarkan nama baik UGM sebagai lembaga pendidikan yang senantiasa mempertahankan profesionalitas yang terpercaya.

Pasal 310 ayat (1) KUHP berbunyi;
“Barangsiapa sengaja merusak kehormatan atau nama baik seseorang dengan jalan menuduh dia melakukan sesuatu perbuatan dengan maksud yang nyata akan tersiarnya tuduhan itu, dihukum karena menista, dengan hukuman penjara selama-lamanya sembilan bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp 4.500,-“

Pasal 311 ayat (1) KUHP berbunyi;
“Barangsiapa melakukan kejahatan menista atau menista dengan tulisan, dalam hal ia diizinkan untuk membuktikan tuduhannya itu, jika ia tidak dapat membuktikan dan jika tuduhan itu dilakukannya sedang diketahuinya tidak benar, dihukum karena salah memfitnah dengan hukum penjara selama-lamanya empat tahun.”

Berdasarkan Pasal 310 ayat (1) KUHP tentang penistaan atau penghinaan. Jika tuduhan Dokter Tifa tidak benar, maka dapat dipidana dengan Pasal 311 ayat (1) KUHP mengenai fitnah.

Pengenaan Pasal 310 ayat (1) KUHP atau Pasal 311 ayat (1) KUHP, tergantung pada; Apakah tuduhan tersebut disiarkan untuk kepentingan umum atau membela diri? Apakah tuduhan itu benar atau tidak.

Selama beberapa hari, cuitan Dokter Tifa tak henti menebar tudingan fitnah pada UGM. Pihak UGM sudah sepantasnya melapor ke kepolisian.***

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال