Viral Video Sekelompok Orang Demo Tolak Pesantren di Sibolangit, Ormas Islam Bereaksi

Viral Video Sekelompok Orang Demo Tolak Pesantren di Sibolangit, Ormas Islam Bereaksi
Ormas Islam di Medan berkumpul siap mendatangi lokasi pesantren yang didemo. 
[Suara.com/M. Aribowo]

arsipsumut.com

Viral video yang menunjukkan sekelompok orang menggelar aksi demo rasa di depan pesantren di Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).

Dilihat SuaraSumut.id, Jumat (16/9/2022), tampak sekelompok orang membawa spanduk berisi keresahan warga terkait adanya aktivitas di pesantren tersebut.

Mereka melakukan aksi persis di depan bangunan pesantren. Massa menuding bangunan pesantren tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Tak lama berselang, salah seorang dari pihak pesantren keluar dan tampak berdialog dengan massa aksi. Terkait dengan video tersebut, ormas Islam di Medan langsung bereaksi.

Ketua Forum Umat Islam Sumut Ustaz Indra Suheri mengatakan, pihaknya mengkroscek kebenaran kejadian ini kepada pemilik pesantren dan ternyata benar.

"Langkah pertama saya telepon pemilik pesantren. Saya tanya sudah berapa lama beroperasi dan dibilang 6 tahun tidak ada masalah," katanya.

Ustaz Indra mengatakan tuduhan massa aksi yang mengatakan bangunan tidak memilki IMB juga tidak benar. Apalagi kalau aktivitas pesantren sampai meresahkan juga tidak masuk nalar.

"Soal IMB tidak ada, ini (bangunan pesantren) yang punya orang terpelajar, orang melek birokrasi tidak mungkin IMB itu tidak diurus," katanya.

Dampak dari adanya aksi demo itu, kata Indra, membuat pihak pesantren ketakutan. Dari 30 orang santri yang mondok, kini berkurang menjadi 10 orang.

"Sudah mulai ada gejala pengerusakan. Tolonglah jangan dipancing-pancing, untuk menciptakan kerusuhan bernuansa SARA," kata Indra.

Ia juga menegaskan pihaknya bersama ormas Islam lain siap untuk datang beramai-ramai untuk membela lokasi pesantren itu.

"Kami akan datang beramai-ramai untuk menjumpai siapa dibalik dalang atau aktor yang menciptakan kegaduhan, kekisruhan, dan memecah bela semangat persatuan," tegas Indra.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال