Jokowi Resmikan Tol Cibitung-Cilincing dan Tol Serpong - Balaraja Seksi I

Jokowi Resmikan Tol Cibitung-Cilincing dan Tol Serpong - Balaraja Seksi I
Jalan Tol Cibitung Cilincing seksi 2 dan 3 di kawasan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Senin, 20 Juni 2022. Tempo/Tony Hartawan

arsipsumut.com

Presiden Joko Widodo atau Jokowi hari ini meresmikan dua ruas tol baru, yaitu jalan Tol Cibitung-Cilincing dan Tol Serpong - Balaraja seksi I. Jokowi menyebut keberadaan tol ini akan memudahkan logistik hingga menekan angka kemacetan.

Tol Cibitung - Cilincing misalnya yang memiliki panjang 27,2 kilometer yang menghubungkan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dan Jakarta Utara. Kepala negara yakin jalan ini nanti bisa mempercepat mobilitas barang, terutama yang yang berasal dari kawasan industri di Bekasi bagian utara dan kawasan logistik di Karawang.

"Sehingga sangat cepat dengan jalan Tol Cibitung - Cilincing ini dihantarkan kepada pelabuhan yang ada di Jakarta wilayah utara," kata Jokowi saat peresmian, Selasa, 20 September 2022.

Kecepatan inilah, kata Jokowi, yang nanti akan mempermudah mobilitas barang. "Tentu saja dengan kecepatan itu akan memperkuat daya saing produk-produk Indonesia yang akan di ekspor," ujarnya.

Jokowi juga melaporkan pemilik Tol Cibitung - Cilincing juga telah beralih dari sebelumnya PT Waskita Karya ke PT Pelindo. Dengan peralihan ini, Jokowi meminta tol ini memang memberikan pelayanan terhadap truk-truk kontainer barang-barang yang akan diekspor. " Maupun barang-barang impor yang akan menuju ke kawasan industri, ke kawasan logistik tadi," ujarnya. 

Jalan Tol Cibitung - Cilincing ini merupakan bagian dari Jakarta Outer ring Road atau JORR 2. Jokowi menghadapkan keseluruhan ruas JORR 2 akan rampung selesai 100 persen di akhir tahun 2023. 

Selanjutnya, Jokowi juga meresmikan jalan Tol Serpong - Balaraja seksi 1 sepanjang 5,1 kilometer yang jadi bagian dari JORR 3. "Ini awal, nanti JORR 2 dan JORR 3 selesai, dari barat ke timur, dari timur ke barat, tidak usah melalui tengah Jakarta. Ini yang akan mengurangi kemacetan yang ada di DKI Jakarta," kata mantan Gubernur DKI ini.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال