Fakta Sebenarnya Soal Ruang Rahasia yang Diviralkan Wanita Diduga ART Ferdy Sambo

Fakta Sebenarnya Soal Ruang Rahasia yang Diviralkan Wanita Diduga ART Ferdy Sambo
Rumah Ferdy Sambo di Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Seorang wanita diduga ART Ferdy Sambo menyebut ada ruang rahasia di rumah majikannya, tetapi Irjen Dedi Prasetyo mengungkap fakta yang sebenarnya. Foto: Mercurius Thomos Mone/JPNN.com

arsipsumut.com

Video berdurasi tiga menit 29 detik yang menampilkan sosok wanita dengan narasi 'pembantu rumah tangga Putri Sambo buka suara' mendadak viral di media sosial. 

Terlebih, wanita yang mengaku asisten rumah tangga Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi itu membuat heboh warganet setelah memberikan pernyataan soal pintu rahasia di rumah majikannya tersebut. 

Wanita dalam video itu menyebutkan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J sebelum ditembak tubuhnya diikat terlebih dahulu oleh Ferdy Sambo.

“Tolong dibuka itu pintu rahasia di belakang rumah untuk penyiksaan Josua itu ada pintu rahasia, kuncinya ada di lemari sebelah tempat Josua disiksa,” kata wanita dalam video tersebut. 

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menegaskan informasi yang disampaikan dalam video tersebut adalah hoaks. “Enggak ada (pintu rahasia) di rumah Sambo,” kata Dedi saat dikonfirmasi terkait video viral tersebut, Selasa (6/9).

Jenderal bintang dua itu juga menegaskan informasi yang disampaikan dalam video tersebut terkait organ Brigadir J ditaruh di pintu rahasia di rumah dinas Ferdy Sambo juga merupakan kabar bohong. “Ah enggak lah, hoaks lah itu,” tegasnya lagi.

Dedi menegaskan fakta terkait kondisi tubuh dan organ Brigadir J, hal itu sesuai dengan yang disampaikan oleh Kedokteran Forensik usai melakukan autopsi ulang beberapa waktu lalu.

“Hoaks lah itu, kan (penjelasan terkait organ) sudah disampaikan oleh dokter forensik,” ujar Dedi. 

Dikonfirmasi awak media secara terpisah, pengacara keluarga Ferdy Sambo, Arman Hanis menegaskan sosok wanita di video tersebut bukan Susi asisten rumah tangga kliennya. 

"Itu bukan Susi, berita tersebut hoaks," tegas Arman Hanis. (antara/jpnn)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال