Ternyata Sudah Nikah di Luar Hukum, Pengacara Sebut Ferdy Sambo Sudah Nikah Siri dengan si Cantik Lantaran Rumah Tangga dengan Putri Candrawathi Tak Lagi Hangat

Ternyata Sudah Nikah di Luar Hukum, Pengacara Sebut Ferdy Sambo Sudah Nikah Siri dengan si Cantik Lantaran Rumah Tangga dengan Putri Candrawathi Tak Lagi Hangat
Ferdy Sambo dan Putri Cendrawathi

arsipsumut.com

Kasus pembunuhan Brigadir Joshua Hutabarat masih dalam proses penyelidikan.

Semakin banyak nama yang terseret dalam kasus tersebut.

Yang terbaru, polisi menetapkan istri  Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi sebagai tersangka.

Kuasa hukum keluarga Brigadir Joshua Hutabarat atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, membeberkan dugaan penyebab Irjen Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi bertengkar saat berada di Magelang, Jawa Tengah.

Kamaruddin mengungkapkan, kepergian Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi bersama para ajudannya ke Magelang adalah untuk mengunjungi anak mereka dan merayakan ulang tahun pernikahan.

Namun, terjadi pertengkaran antara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, sehingga mantan Kadiv Propam Polri itu memutuskan lebih dulu pulang ke Jakarta.

"Betul (bertengkar). Mereka ini kan ke Magelang misinya dua."

"Pertama, mengurus anaknya, yang kedua dalam rangka merayakan ulang tahun pernikahan yang ke-22," terang Kamaruddin membenarkan pertanyaan Aiman soal pertengkaran Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, dikutip dari tayangan AIMAN, Rabu (24/8/2022).

"Mereka pergi bersama-sama, tetapi karena di sana terjadi perkelahian atau pertengkaran mulut antara Ibu Putri dengan Ferdy Sambo, maka informasinya Pak Ferdy Sambo itu duluan pulang meninggalkan istrinya," imbuhnya.

Lebih lanjut, Kamaruddin menyebut kepulangan Ferdy Sambo lebih dulu diduga untuk mempersiapkan pembunuhan terhadap Brigadir J.

"Kepulangannya itu diduga untuk mempersiapkan pembunuhan berencana itu," ujarnya.

Kamaruddin kemudian mengaku, ia mendapatkan informasi Ferdy Sambo telah menikah siri dengan seorang perempuan.

Pernikahan antara Ferdy Sambo dengan si cantik itu, kata Kamaruddin, telah diketahui oleh Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim, maupun Kabareskrim Polri.

Kendati demikian, Kamaruddin mengaku tak tahu siapa sosok perempuan tersebut, saat disinggung Aiman apakah si cantik adalah seorang polisi wanita atau bukan.

"Informasinya, Ferdy Sambo ini telah menikah diluar undang-undang, dinikahkan oleh rohaniawan dengan perempuan cantik yang kita sering sebut itu," ungkap Kamaruddin.

"Entah siapa itu (polisi wanita atau bukan), pokoknya berdasarkan informasi yang datang ke saya, mereka sudah menikah."

"Dan saya klarifikasi ini kepada Dirtipidum, Dirtipideksus, maupun Kabareskrim. Mereka juga mengetahui dan saya minta supaya ditangkap rohaniawan ini," urainya.

Kamaruddin mengatakan, pernikahan Ferdy Sambo dan si cantik diizinkan lantaran Sambo beralasan hubungan rumah tangganya dengan Putri Candrawathi sudah tak harmonis lagi.

Brigadir J yang sudah menganggap Putri Candrawathi layaknya ibu sendiri, memberitahukan soal pernikahan Irjen Ferdy Sambo dengan si cantik.

"Dikatakan mereka ini sudah lama tidak harmonis. Sehingga ketidakharmonisan itu dipakai sebagai dalih untuk Ferdy Sambo menikahi yang lain, sehingga rohaniawan mau menikahkan."

"Joshua memberitahu kepada ibunya (soal pernikahan Ferdy Sambo), karena Ibu Putri itu kan dianggap ibunya," tandasnya.

Sebelumnya, Ferdy Sambo mengaku ia menerima laporan dari Putri Candrawathi soal kejadian di Magelang.

Bermula dari laporan Putri Candrawathi itulah, Ferdy Sambo kemudian berniat membunuh Brigadir J.

"Dirinya marah dan emosi setelah mendapat laporan dari istrinya PC, yang telah mengalami tindakan yang melukai harkat dan martabat keluarga, yang terjadi di Magelang yang telah dilakukan oleh almarhum," kata Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi, dalam keterangan pers yang disiarkan di Kompas TV, Kamis (11/8/2022) malam, dilansir Tribunnews.com.

Diketahui, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Brigadir J.

Keduanya sama-sama dijerat Pasal 340 subsider 338 juncto Pasal 55 dan 56 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال