Dua Guru Besar UI Terima Penghargaan dari Menlu Jepang

Dua Guru Besar UI Terima Penghargaan dari Menlu Jepang
Guru Besar Universitas Indonesia, yakni Prof. Bambang Wibawarta dan Prof. Hikmahanto Juwana. (ANTARA/HO-Humas UI)

arsipsumut.com

Dua Guru Besar Universitas Indonesia (UI), Prof. Bambang Wibawarta dan Prof. Hikmahanto Juwana, menerima Penghargaan Menteri Luar Negeri Jepang Tahun 2022 atas sumbangsih dan jasa-jasanya dalam hubungan antara Indonesia dan Jepang.

“Tentu saja gembira, penghargaan ini tidak hanya untuk pribadi tetapi juga UI, tempat saya bekerja dan mengabdi," ujar Prof. Bambang di Kampus UI, Kota Depok, Jumat, 5 Agustus 2022.

Penghargaan ini merupakan apresiasi terhadap kontribusi dalam peningkatan hubungan Indonesia dan Jepang. Tahun depan, hubungan antara Indonesia-Jepang memasuki usia 65 tahun.

Bambang dinilai berkontribusi dalam meningkatkan penelitian Jepang di Indonesia. 
Guru besar dari Fakultas Ilmu Budaya UI dan salah seorang peneliti terkemuka bidang kebudayaan Jepang di Indonesia ini pernah menjabat sebagai Dekan FIB UI (2008-2014), Ketua Pusat Studi Jepang (PSJ) UI pada 2006-2008, Pejabat Rektor merangkap Wakil Rektor (2014), dan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan (2014-2019).

Selama masa jabatannya sebagai Ketua PSJ UI, ia dinilai berhasil memperkuat fungsi perpustakaan melalui penambahan koleksi buku dan penerapan sistem pencarian koleksi buku secara daring, juga perangkat audiovisual. 

Sebelumnya, Prof. Bambang telah menerima berbagai penghargaan lain, yaitu Japan Society for the Promotion of Science (2004-2006), Sumitomo Foundation, Research Projects award (2007-2008), Sumitomo Foundation, Research Projects award (2007-2008), The Toshiba Foundation (2006) dan penghargaan lainnya.

Sementara Hikmahanto yang merupakan Dosen Fakultas Hukum UI juga menerima Penghargaan Menteri Luar Negeri Jepang Tahun 2022 karena dianggap telah membantu Kedutaan Besar Jepang dalam studi kebijakan luar negeri tentang isu-isu regional.

"Saya sangat mengapresiasi penghargaan dari Menteri Luar Negeri Jepang ini, karena sebenarnya saya menyuarakan kepentingan Indonesia, yaitu Indo-Pasifik harus dijaga terkait dengan pelayaran internasional," ujar Hikmahanto.

Hikmahanto berharap Indo-Pasifik menjadi lebih aman. Selain itu, sebagai alumni UI, saya juga sebagai alumni Keio University, Jepang, penghargaan ini merupakan penghargaan yang luar biasa.

Selain mengajar di UI, Hikmahanto juga merupakan seorang tokoh hukum internasional Indonesia yang memberikan berperan penting dalam mempromosikan kepada masyarakat Indonesia melalui lokakarya kemaritiman mengenai gagasan “Indo-Pasifik yang Bebas dan Terbuka (Free and Open Indo-Pacific). Saat ini, Hikmahanto menjabat sebagai Rektor Universitas Jenderal Ahmad Yani, Cimahi, Jawa Barat.

Dalam siaran pers Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, penghargaan ini bertujuan untuk menyampaikan apresiasi Pemerintah Jepang atas jasa-jasa dari individu maupun organisasi yang telah berkontribusi istimewa terhadap peningkatan hubungan persahabatan antarnegara. 

Selain itu, hal ini dimaksudkan juga untuk mengajak masyarakat Jepang maupun Indonesia agar dapat lebih memahami dan mendukung berbagai kegiatan-kegiatan mereka.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال