Bantah Video Viral Bunker Rp900 Miliar di Rumah Ferdy Sambo, Kapolri: Itu Kasus Dolar Palsu di Amerika

Bantah Video Viral Bunker Rp900 Miliar di Rumah Ferdy Sambo, Kapolri: Itu Kasus Dolar Palsu di Amerika
Bantah Video Viral Bunker Rp900 Miliar di Rumah Ferdy Sambo, Kapolri: Itu Kasus Dolar Palsu di Amerika. [DPR RI / YouTube]

arsipsumut.com

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membantah informasi viral yang menyebutkan bahwa ada temuan bunker berisikan uang senilai Rp900 miliar.

Informasi yang viral itu mengkaitkan temuan bunker dengan penggeledahan sejumlah rumah milik bekas Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

"Terkait uang Rp900 miliar tersebut kami nyatakan tidak ada," kata Listyo dalam rapat di Komisi III DPR, Rabu (24/8/2022).

Listyo menegaskan bahwa informasi viral dengan gambar temuan mata uang asing itu bukan terjadi di Indonesia, apalagi terkait dengan kasus Ferdy Sambo.

"Setelah kami dalami, peristiwa yang kemudian viral tersebut adalah kasus uang dolar palsu yang terjadi di Altlanta, Amerika Serikat. Jadi ini kamu luruskan," kata Listyo.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo (tengah)
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo (tengah). ANTARA/Laily Rahmawaty/aa.

Dicap Hoaks

Sebelumnya, Mabes Polri angkat bicara terkait beredarnya video uang pecahan dolar yang berkoper-koper. Dalam narasi video yang viral itu, tumpukan duit dolar itu berada di rumah Ferdy Sambo.

Terkait hal itu, Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo informasi tersebut dinyatakan hoaks.

"Tidak benar itu, hoaks," kata Dedi saat dikonfirmasi, Selasa (23/8/2022).

Pekan lalu, Dedi juga menepis kabar soal adanya temuan bunker berisi uang sebanyak Rp. 900 miliar di kediaman Irjen Ferdy Sambo, tersangka kasus penembakan terhadap Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat. Tim khusus yang menangani kasus tersebut menyatakan informasi tersebut tidak benar.

"Berdasarkan informasi dari tim khusus yang melakukan penggeledahan di beberapa tempat Irjen FS, info soal bunker Rp900 miliar tidaklah benar," kata Dedi, Sabtu (20/8/2022).

Dedi mengatakan, tim khusus memang melakukan penggeledahan di beberapa tempat -- yang salah satunya rumah Ferdy Sambo. Penyidik pun melakukan penyitaan beberapa barang bukti dan tidak ada bunker berisikan uang Rp900 miliar sebagaimana kabar yang beredar.

"Apa saja yang disita itu untuk pembuktian nanti di persidangan. Timsus melakukan penyidikan dengan langkah pro justitia," jelasnya.

Dedi menimbau agar masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang kebenarannya tidak dapat dipertanggung jawabkan. Dia menambahkan, Polri tetap berkomitmen mengusut perkara penembakan Brigadir J dengan profesional, akuntabel dan transparan.

"Tim khusus terus bekerja. Mohon sabar dan dukungannya. Komitmen kami sejak awal mengusut perkara ini sampai tuntas dengan mengedepankan pendekatan Scientific Crime Investigation," tutup Dedi.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال