Presiden Rusia Vladimir Putin Sampaikan Duka Cita kepada Istri dan Ibu Shinzo Abe

Presiden Rusia Vladimir Putin Sampaikan Duka Cita kepada Istri dan Ibu Shinzo Abe
Potret Shinzo Abe dan istri, Akie Abe, merayakan 32 tahun pernikahan pada 9 Juni 2019. Foto: Instagram/@akieabe

arsipsumut.com 

Presiden Rusia Vladimir Putin dan para pemimpin dunia lainnya memberi penghormatan terakhir kepada mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe yang tewas dibunuh pada Jumat 8 Juli 2022.

Seperti dilansir CNN, Putin mengirim surat belasungkawa pribadi kepada keluarga Abe dan menyebutnya "seorang negarawan yang luar biasa." “Terimalah belasungkawa terdalam saya atas meninggalnya putra dan suami Anda, Shinzo Abe,” tulis Putin dalam surat yang ditujukan kepada ibu dan istri Abe.

Adapun Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol mengungkapkan keterkejutan dan kesedihannya atas kematian Shinzo Abe dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor kepresidenan pada Jumat petang.

"Saya menyampaikan belasungkawa saya kepada keluarga yang ditinggalkan dan rakyat Jepang yang telah kehilangan Perdana Menteri terlama dan politisi yang dihormati dalam sejarah konstitusi Jepang," kata Presiden Yoon.

Presiden Kolombia Ivan Duque juga menyatakan penyesalan yang mendalam atas nama rakyat Kolombia, menulis dalam sebuah cuitan, "Kami akan selalu mengingatnya sebagai pemimpin yang sangat dekat dengan Kolombia. Solidaritas dengan keluarganya dan rakyat Jepang."

Kanselir Jerman Olaf Scholz mengatakan dalam sebuah cuitan bahwa dia "terkejut dan sangat sedih" dengan kematian Abe, dengan mengatakan negara itu akan "berdiri dekat dengan Jepang."

Para pemimpin Israel juga angkat bicara, dengan Perdana Menteri Yair Lapid memuji Abe sebagai "salah satu pemimpin terpenting Jepang modern, dan sahabat sejati Israel." Presiden Israel Isaac Herzog juga merilis sebuah pernyataan, mengatakan bahwa dia "pembunuhan keji Shinzo Abe sangat mengerikan. Dia salah satu pemimpin paling terkemuka Jepang di zaman modern."

Mantan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, meninggal, setelah sempat dirawat di rumah sakit akibat ditembak saat kampanye pemilihan parlemen untuk partainya LDP di Nara, Jumat siang, 8 Juli 2022.

Abe, yang meninggalkan jabatannya pada tahun 2020, ditembak seorang pria warga setempat bernama Tetsuya Yamagami. Media mengatakan dia pernah bertugas di militer Jepang.

NHK mengutip tersangka, Tetsuya Yamagami, yang mengatakan kepada polisi bahwa dia tidak puas dengan Shinzo Abe dan ingin membunuhnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال